Suhu Panas Ratusan Warga Bekasi Terserang Ispa



Suhu panas tinggi di Kota Bekasi sejak sebulan terakhir membuat banyak warga tumbang terserang penyakit inspeksi saluran pernapasan (ISPA). Di Kelurahan Margamulya, Bekasi Timur, misalnya. Tercatat 303 warga terserang penyakit ISPA.

Kepala Puskesmas Margamulya, Peri Yuni mengatakan sejak awal Juli lalu sudah tercatat 303 warga terserang gangguan pernapasan. Itu dibuktikan saat warga yang berobat selalu mengeluhkan sakit tenggorokan, batuk, sakit kepala dan flu.

”Penyebabnya, kualitas udara saat ini kurang baik bagi kesehatan,” ucapnya.

Bukan itu saja, kata Yuni, akhir-akhir ini banyak warga yang berobat ke pihaknya dengan mengeluhkan sakit pada perut, seperti kembung, diare, dan muntah-muntah. ”Selain udaranya sudah tidak mendukung, faktor lainnya adalah pola makanan banyak yang tidak teratur,” terangnya.

Dengan begitu, kata Yuni, pihaknya tetap melakukan pelayanan medis bagi seluruh warga yang berkeinginan mendapat perawatan. Hanya saja, bila penyakit tersebut dianggap memerlukan tambahan alat, maka pihak Puskesmas akan merujuk ke RSUD Kota Bekasi.

Kondisi saat ini, diakui Yuni, sangat rawan menderita ISPA. Sebab, suhu cuaca sudah memasuki kemarau, yang berakibat tebaran debu menjadi sangat aktif menyerang warga.  Untuk itu, dia menghimbau, bila seluruh warga yang hendak keluar rumah untuk mengantisipasi cuaca panas ekstrem.

 

Penyebab ISPA antara lain:

1. Adenovirus. Gangguan pernapasan seperti pilek, bronkitis, dan pneumonia bisa disebabkan oleh virus ini yang memiliki lebih dari 50 jenis.

2. Rhinovirus. Ini adalah jenis virus yang menyebabkan pilek. Tapi pada anak kecil dan orang dengan sistem kekebalan yang lemah, pilek biasa bisa berubah menjadi ISPA pada tahap yang serius.

3. Pneumokokus. Ini adalah jenis bakteri yang menyebabkan meningitis. Tapi bakteri ini bisa memicu gangguan pernapasan lain, seperti halnya pneumonia.

 

Punya masalah panas, bocor dan retak ? produk reflecto solusinya. klik reflecto.co.id 

 

 

Foto : alodokter.com

sumber artikel : jawapos


Latest News