Berlama-lama di Mobil saat Cuaca Panas Bisa Terkena Kanker Kulit



LONDON - Para ahli kesehatan memperingatkan kepada masyarakat yang berpergian jauh menggunakan mobil agar lebih melindungi diri dari radiasi sinar ultaraviolet (UV).

 

Kaca depan mobil terbuat dari bahan tertentu yang sudah berstandar Sun Protection Factor (SPF) 50 atau memenuhi keamanan paparan sinar matahari. Namun, kaca jendela lainnya belum tentu memenuhi standar yang sama dengan kaca depan. Umumnya hanya SPF 20 ke bawah.

 

Ahli Ophthalmology LSU Health New Orleans School of Medicine Jayne Weiss mengungkapkan, kaca depan dibekali bahan yang mumpuni untuk menahan sinar ultraviolet. Sinar ultraviolet bisa menyebabkan kanker kulit. Namun, kaca jendela samping tidak.

 

"Tampaknya ada perbedaan variasi kaca jendela di samping. Ada informasi yang tidak tersampaikan kepada para konsumen," kata Weiss, seperti dikutip dari Daily Mail.

 

Studi di Amerika Serikat menunjukkan kanker kulit lebih sering menyerang orang yang banyak menghabiskan waktu mereka di mobil. Para ahli menyebutkan, penggunaan kaca film, kacamata hitam, dan sunblock sangat efektif menghalau UV-A yang datang dari jendela mobil. Namun, kacamata yang digunakan harus sudah memenuhi standar.

 

Ahli dari Vission Express Omar Hasan mengungkapkan, kesalahan yang dilakukan banyak orang adalah mereka memercayai begitu saja bahwa semua kacamata yang dijual umum terbuat dari bahan standar yang mampu meredam radiasi ultraviolet.

 

Laporan Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan, di seluruh dunia hampir 900 ribu orang terjangkit katarak akibat paparan sinar ultraviolet.

Punya masalah panas dengan mobil saat berkendara ? hal tersebut bisa diatasi oleh Reflecto Film and Insulation yang dapat menurukan suhu panas dimobil. Info lebih lanjut reflecto.co.id  

 

Sumber : news.okeozone.com


Latest News