Suhu Panas di Tarempa Terpantau Capai Angka 35 Derajat Celcius. Ini Penyebabnya



Suhu udara diTarempa dan wilayah sekitarnya tercatat menembus angka 35 derajat Celcius. Data yang dihimpun Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Metereologi Tarempa menyebutkan, pantauan suhu hingga 35 derajat Celcius itu terjadi pada tanggal 12 dan 14 April 2016.

Adapun pantauan suhu udara saat pukul 14:00 WIB mencapai 33 derajat Celcius. "‎Pantauan suhu paling panas mendekati 35 derajat Celcius saat jam 2 siang. Menurun drastis sampai 29 derajat pada sore hari. ‎Suhu tembus 35 derajat tanggal 12 dan 14 April, sementara sisanya berkisar 33 derajat celcius," ujar Kepala BMKG Stasiun Metereologi Tarempa, Anggriono, Kamis (21/4/2016).

‎Meski suhu udara tercatat mendekati angka 35 derajat Celcius, namun menurutnya fenomena alam ini masih terpantau normal. Bahkan terjadi curah hujan tidak terukur meski tidak sampai keTarempa. Ia menjelaskan, terjadinya suhu udara yang cenderung panas ini disebabkan oleh pergeseran gerak semu matahari ke belahan bumi bagian utara.

Fenomena meningkatnya suhu udara ini pun, juga terjadi pada beberapa daerah di Indonesia lainnya, seperti di Pulau Jawa. Suhu udara yang cenderung meningkat sejak beberapa hari terakhir, sebelumnya sempat dirasakan masyarakat Tarempa. Suhu udara yang dirasa panas, meski waktu sudah menunjukkan sore hari pun, dikhawatirkan oleh sebagian warga berdampak pada sumber air bersih, mengingat curah hujan yang jarang mengguyur kota Tarempa.

"Cuacanya memang panas betul beberapa hari terakhir ini. Ini jauh lebih baik karena mulai terasa angin lautnya. Sebelumnya, laut tampak teduh. Kita khawatir, sumber air jadi mengering karena hujan yang sudah beberapa hari terakhir tidak turun," ujar Arifin, seorang warga Tarempa.

Untuk mengurangi suhu panas yang berlebihan anda bisa menggunakan produk Reflecto, untuk info lebih lanjut reflecto.co.id

Sumber Artikel : Tribun Batam


Latest News